Jumat, 31 Mei 2013

Sahabat-sahabat saya

Sahabat-sahabat saya 
 ini namanya Frika Norma Lolay Greyss. Nama yang panjang dan unikJ. Dia itu lucu, SONE sama kayak saya. Dia gokil dan dia ketua kelas lho! Gak percaya kan? Sama. Saya juga. Dia klo lagi gila,gilaaaaaa banget.. tapi klo lagi marah,beeeehhh,,serem!

 ini namanya Cahya Eka Putri. Jabatan dikelas sekretaris 1. Sahabat gw yang ini kadang suka ngocolin. Rada-rada boyot boyot gimanaa,,gitu. Trus klo lagi marah serem bangetx_x.

 ini adalah Shafa Maura Aulia. aegyo kan temen gw yang satu ini J. Dia itu lucu,imut,baikk banget. Banyak cowo yang suka ama dia J.


Permalink gambar yang terpasang ini adalah Sara Naomi Sinaga. Shabat gue paling edan. Koplak banget deh. Kadang suka ketawa-tawa gak jelas gitu. Tapi sebenernya dia baik. J

5 Serangkai

5 Serangkai


Sekarang saya mau share tentang 5 serangkai. 5 serangkai atau 5S adalah 5 orang sahabat di 7G. anggotanya saya sendiri Tasya Maharani, Frika Norma Lolay Greyss, Cahya Eka Putri, Sara Naomi Sinaga, dan Shafa Maura Aulia. Kita berlima ini juga suka bertengakar. Suka beda pikiran, salah paham, dan banyak gosip-gosip yang gak enak tentang kita. Tapi, Alhamdullilah kita bisa ngelewatin itu bersama-sama. Saya gatau apakah nanti kelas 8 persahabatan 5Serangkai ini akan bubar. Tapi,saya tau gak ada yang namanya mantan sahabat J

Tanggapan member SNSD tentang STAND

Tanggapan member SNSD tentang STAND



“I think the SONE really suffered a lot. Everytime they start an ANTI party, U try Ur best to protect us. Maybe U're tired now its oke”Yuri

“I'm sorry... SONE~ you're tired right ? If you think that Soshi will make you become ANTI-ed... Go for yourself later”Tiffany

“There are many who hates Soshi. In fact, it broke my heart into pieces! SONE, even you dont like Soshi we really wouldnt blame you”Hyoyeon

“SONE, I really hope that you will stay with us, give us a chance”Seohyun

“Im sorry... You are really served us well. I hope SONE are not to blame. Blame us, ANTISONE” Jessica

“When you become our fans... We are very happy that we got many SONE... But now, many SONE are away. SONE-ah... Im sorry!” Sooyoung

“I know ANTISONE blames us. Thinking that we were once served by SONE. SONE-ah Im Sorry” Yoona


“Im sorry all SONE. Its our fault. If you're fed up of us, then just leave Soshi. We will not blame you. Even thought you become ANTI”Sunny

Selasa, 21 Mei 2013

Kesan Dan Pesan selama menjadi Sone selama 5 tahun





Jujur,hampir kurang lebih 5 tahun,saya mengenal mereka. Sebuah girlband asal Korea Selatan yang sekarang sedang fenomenal di seluruh dunia. Disini saya tidak mejelaskan siapa sebenarnya mereka. Tapi,mungkin saya ingin membahas soal nilai kehidupan yang terkandung selama mereka menjadi girlband profesional.

Pada awal saya mengenal mereka,banyak berita yang mengabarkan kalau mereka hanya operasi plastik,jadi maksudnya kecantikan mereka dibuat-buat. Jujur,sejak saat itu saya agak kesal dengan mereka karena untuk apa cantik kalau kecantikannya dibuat-buat? lebih baik jelek tapi muka asli.
Tapi kemudian saya sadar. Mereka seorang publik figur. Mereka tampil di layar kaca. Dengan itu,mereka harus mempunyai tubuh yang bagus,agar dapat menarik banyak perhatian. Lagipula siapa saya? keluarga,sahabat,teman? bukan. Saya hanya seorang 'Fans' dari mereka. Toh mereka oplas apa peduli saya? saya gak berhak melarang mereka.



“Pada saat awal karir mereka, kami membuat mereka (SNSD) makan sambil duduk diatas meja sedangkan kami para staff hanya duduk di lantai. Dan salah satu member menangis melihat para staff makan sambil duduk di lantai. Mereka harus pergi rekaman setelah itu tapi dia menangis. Lalu aku bertanya padanya kenapa dia menangis dan dia bilang karena dia merasa bersalah melihat kami para staff makan sambil duduk di lantai, aku sangat tersentuh. Dan dia adalah Taeyeon.”


Itu pertama kalinya saya mendengar seorang artis yang begitu memikirkan para staff-nya. Sebenarnya saya tidak akan merasa heran kalaupun saya mendengar ada artis bertindak arogan, apalagi mereka bukanlah artis biasa, mereka idola yang di elu-elukan disana.

Dan ketika Yoona menjawab sebuah pesan dari fans yang dikirimkan lewat UFO, sebuah layanan khusus yang menyediakan komunikasi dua arah dari fans kepada idolanya dan sebaliknya.

Fans: 22 Mei! Apakah kau siap bermain dengan SONE di antara lautan balon pink? Percayalah kepada SONE!

Yoona : Kali ini jangan bertengkar, ini adalah konser yang dinikmati oleh semua team.

22 Mei 2010 adalah tanggal dimana Dream Concert 2010 digelar, sebuah pagelaran musik terbesar di Korea Selatan. Semua artis akan berkumpul memeriahkan acara, dan tentu saja fans akan datang untung menonton idolanya. Tapi setiap tahun selalu ada keributan antar fans. SONE (baca: sowon), sebutan bagi fans SNSD, dan fans lainnya seperti tidak akan pernah tenang menikmati konser tersebut. Selalu ada oknum yang merusak suasana, selalu ada oknum yang menyulut perkelahian antar fans, dan perkelahian antar fans selalu berujung membawa nama buruk untuk idolanya, meskipun para idola seolah tidak terlalu ambil pusing melihat fanwar-fanwar yang selalu terjadi tiap tahun ini. Dan untuk pertama kalinya saya membaca pesan seorang idola kepada fansnya, yang mengingatkan untuk tidak bertengkar dan membuat keributan pada saat konser berlangsung. Seolah dia tidak tahu kalau banyak orang menjelek-jelekkannya dan itulah sebab kenapa fans-nya marah dan menyerang balik fans dari grup lain yang mengatai-ngatainya.

Para gadis ini tidak pernah menangis di depan fans karena mereka ingin dikasihani. Mereka pernah menangis ketika mereka bercerita tentang ibu mereka, ketika mereka merasa bersalah karena menyakiti anggota mereka, ketika mereka sakit dan tidak bisa tampil membuat mereka merasa bersalah karena mereka telah mengecewakan fans mereka, dan ketika mereka terharu saat fans mereka memberi kejutan-kejutan di saat konser. Tapi tidak pernah sekali pun saya melihat mereka menangis karena mereka kecewa, atau ketika publik memperlakukan mereka dengan buruk. Mereka sembilan orang perempuan, tapi mereka mempunyai sense of responsibility yang besar. Mereka bekerja di bidangnya, dengan banyaknya cercaan-cercaan yang mereka terima, namun tidak pernah sekalipun mereka komplain. Mereka membuktikan kalau mereka bisa berhasil dengan kerja keras dan percaya pada satu sama lain.

Dalam sebuah grup, apalagi yang berskala besar seperti mereka, pasti ada satu-dua member yang bisa dikatakan underrated, disini saya akan mengambil contoh Hyoyeon. Dia adalah dancer utama di SNSD, tapi dia sangat jarang mendapat sorotan. Dia selalu ditempatkan di ujung dalam foto grup, dia mendapat porsi paling sedikit di lagu-lagu yang mereka nyanyikan, screen-time yang minim di setiap music video, atau bahkan paling sedikit gambar dalam sebuah pictorial. Tapi hebatnya dia tidak pernah sekalipun protes tentang hal itu, atau paling tidak memperlihatkan kekecewaannya di publik. Saya katakan dia hebat karena saya pernah sebelumnya melihat salah satu artis idola dari grup lain yang juga senasib dengan Hyoyeon, tapi dia berulang kali mengungkapkan kekecewaannya di acara-acara TV. Dan saya kembali belajar bahwa apapun yang saya lakukan saya harus melakukannya dengan total, optimis dan ikhlas, maka dengan begitu saya pun tidak akan menyesal pada apapun hasilnya nanti.

Dan saya juga belajar dari seorang Tiffany yang sering dicerca pada awal debutnya. Dia adalah seorang gadis Korean-American yang pada usia 15 tahun nekat pergi ke Korea Selatan untuk menjadi seorang trainee meskipun keinginannya sempat ditentang keras oleh ayahnya. Menjadi seorang trainee bukan berarti nantinya dipastikan dia akan debut dan menjadi artis, dan menjadi artis pun belum tentu dia akan sukses. Tapi dengan kenekatannya, dan pasti dengan kerja kerasnya, dia berhasil membuktikan pada semua orang bahwa apapun bisa terjadi. Tiffany pergi ke Korea sendirian, dan disana dia menghadapi tantangan seperti perbedaan budaya, tata krama dan bahasa. Begitu banyak orang memojokkan dia di awal debutnya sebagai penyanyi, karena dia ‘berbeda’. Dan dia tidak pernah mengeluh atau membela diri. She took the judgement as her motivation to improve. Dia tumbuh besar bersama cercaan-cercaan itu. Karena semakin orang mencerca, dia akan semakin mencari dimana kekurangannya dan disitulah dia akan mencoba untuk memperbaikinya.

“In life we’re tested by major changes, delayed promises, impossible problems, unanswered prayers, undeserved criticm, and even senseles tragedies. He (God) tests faith through problems, hope by how we handle possessions, and love through people”

- SNSD Tiffany, Thanks To Section of ‘Oh!’ the 2nd Album

Seorang Sooyoung yang baru-baru ini terkena musibah kecelakaan ketika dalam perjalanan amal, dia membuat video sendiri yang ditujukan kepada fans-nya, berisi ucapan terimakasih dan permohonan maaf karena dia tidak bisa tampil bersama teman-temannya di beberapa kesempatan, juga tulisan dalam berbagai macam bahasa yang isinya “AKU BAIK-BAIK SAJA”. Dan Sunny, Jessica, Yuri, juga Seohyun, mereka seperti tidak pernah berhenti membuat saya kagum. Mereka hebat secara individual, dan ketika sembilan individu ini bersama saya melihat mereka menjadi semakin kuat. Semakin hebat karena mereka tidak pernah lupa berterimakasih pada orang-orang yang berjasa kepada mereka, tindakan kecil seperti membuat video yang dilakukan Sooyoung membuat para fans merasa dihargai.

Selama menjadi fans mereka, saya benar-benar melihat mereka berkembang. Secara mental, secara emosional, dan secara fisik. Mereka bukan lagi gadis yang bisa bernyanyi dan menari dengan membawa lollipop seperti yang mereka lakukan tiga tahun yang lalu. Melihat mereka berdandan dan berpakaian seksi diatas panggung bukan hal yang wah lagi. Orang akan melihat itu sebagai sesuatu yang tabu, atau bahkan “menjijikkan”. Tapi saya tahu mereka melakukan itu karena itu pekerjaan mereka, mereka hanya memakai pakaian itu diatas panggung, di luar panggung mereka adalah gadis-gadis dengan kepribadian yang luar biasa.

Dari mereka saya belajar bagaimana menjadi orang yang bisa menerima apa yang Tuhan berikan kepada saya, saya belajar untuk menikmati apa yang saya lakukan, saya belajar untuk menjadi orang yang tidak mudah komplain dan menyerah pada keadaan, saya belajar untuk optimis, saya belajar bahwa semuanya tidak bisa kita peroleh secara instan. Filosofi roda berputar benar-benar saya lihat dari SNSD. Mereka meniti karir dari bawah, secara perlahan berputar keatas, dan setelah mereka melewati puncak karir mereka, pasti suatu saat mereka akan kembali jatuh kebawah, tapi saya yakin mereka akan jatuh dengan indah mengingat kerja keras yang sudah mereka lakukan selama ini. Saya tidak pernah menjadi fans dari suatu grup atau publik figur lebih lagi satu tahun, tapi saya sudah dua tahun menjadi fans dari SNSD. Ketika orang bertanya, kenapa saya, seorang cewek, malah menjadi fans SNSD? Kenapa bukan fans dari boyband yang notabene ganteng-ganteng itu? SNSD, mereka cantik, fisik mereka sempurna, tapi itu hanya nilai plus dari mereka. Saya bukan lagi melihat mereka sebagai artis yang saya elu-elukan dan saya cintai karena fisik dan talenta mereka, tapi saya melihat mereka sebagai gadis-gadis yang luar biasa, yang bisa saya tiru semangatnya dan bisa memberi contoh positif kepada saya. Saya bangga saya mengenal mereka bukan hanya sebagai sosok idola, tetapi sebagai individu-individu yang hebat.
Menjadi fans tidak harus latah dan harus meniru idola kita 100%, kita bisa mengambil apa yang positif dari mereka dan meninggalkan apa yang menurut kita kurang pantas untuk ditiru.

terima kasih :)

Rabu, 08 Mei 2013

My Life

Hi,,nama saya Tasya Maharani.
inii adalah blog pertama saya. Saya suka sama yang namanya Girls'Generation. Hobi saya juga edit foto >.<.

Saya sekolah di SMPN 174 SSN Jakarta Timur,di kelas 7G. Temen atau sahabat yang paling saya sayang itu Cahya,Frika,Sara,Aulia,Amel,dan Hilda,,